Struktur pesawat dibuat dari bermacam-macam material. Material ini dipilih berdasarkan kerapatan, dan sifat-sifat mekanik, seperti kekuatan. Material yang terbaik untuk pesawat terbang adalah material yang memiliki sifat-sifat spesifik yang tinggi (sifat-sifat mekanik/kerapatan). Berikut beberapa jenis material berikut sifat-sifatnya yang sering dipilih untuk dijadikan material pesawat.
1. Aluminium
Penelitian oleh ahli material Jerman pada tahun 1911, bahwa Alumunium yang dipadukan dengan tembaga dapat membuatnya lebih kuat daripada baja yang dikenai proses penempaan.
Salah satu aplikasi paduan Alumunium ini pada pesawat terbang yaitu dipakai sebagai frame untuk kulit pesawat (Al 7075 T3 kulit sayap bagian atas, Al 2024 T3 kulit sayap bagian bawah).
Penggunaan paduan alumunium dengan tembaga atau yang lebih dikenal dengan Duralumin alloys ini membuat material ini ikut menahan beberapa dari gaya aerodinamik yang disebabkan oleh tegangan di kulit pada sayap dan badan pesawat.
2. Titanium
Titanium mempunyai kerapatan lebih kurang dua kali dibandingkan dengan Alumunium, tetapi ketika dipadukan dengan elemen-elemen lainnya, maka akan dapat meningkatkan sifat-sifat mekanik bahan. Sebagai contoh struktur pylon yang menahan mesin pesawat pada sayapnya di pesawat komersil. Alasan paduan Titanium tidak sering digunakan pada struktur kulit pesawat adalah karena biaya produksinya.
Paduan Titanium dapat mencapai biaya produksi sepuluh kali lipat dibandingkan dengan paduan Alumunium.
3. Composite
Susunan material komposit banyak ditemukan pada pesawat modern, karena struktur komposit ini mempunyai kerapatan yang rendah dan sifat-sifat mekanik yang tinggi. Komposit pada umumnya terdiri dari sebuah matrix plastik dari resin epoxy, diikat oleh banyak serat baik serat karbon, boron, dan kaca atau kevlar.
Struktur komposit menggantikan posisi paduan Alumunium pada kulit pesawat terbang, dan kebanyakan pesawat modern memakai struktur komposit pada stabilizer horizontal dan vertical, rudder, aileron, dan pembungkus mesin (nacel),
4. Baja
Baja memiliki kerapatan yang tinggi dibandingkan dengan Alumiunium dan Titanium, baja dapat dipadukan dan diberi perlakuan panas untuk menghasilkan sifat-sifat mekanik bahan yang sangat tinggi. Sifat-sifat seperti ini sangat cocok untuk diaplikasikan pada landing gear pesawat, yang mana landing gear haruslah sangat kuat, tetapi tidak terlalu banyak memakan tempat.

permisi
gw dapet link blog ini dari heri dia temen gw waktu SMA
gini nih..gw lg ngerjain tugas akhir buat skripsi untuk bikin molding sayap pesawat,,, materialnya pake bahan komposit fibre reinforced, beberapa literatur dasar udah dapet tp kan kebanyakan gw cuma baca dan bikin moldingan yg skala kecil aja jadi masih kurang ngerti gmana sih peran tiap material yg dipake untuk struktur sayap?? mohon bantuannya
thx ya
wah.. blog kita mirp2 ni fiz isinya… cuma blogmu lebih tertata.. dan lebih berkualitas pastinya… wakakakka…. mantab lanjutkan terus bro…. everyone have right to know everything….. support open source!! Knowledge belongs to the god.. No Need to be paid.!! OK??